Stok Beras di Kota Pekalongan Masih Aman di Tengah Wabah Covid-19 dan Lebaran 2020

Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan memastikan stok pangan di Kota Pekalongan terutama komoditas beras masih aman bahkan beberapa bulan ke depan meski tengah dilanda wabah Virus Corona atau Corona Virus Disease (Covid-19) dan menjelang Lebaran 2020. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinperpa setempat, Ir. Edi Harsoyo, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (16/5/2020).

“Berdasarkan  hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan bahan pokok khususnya beras meskipun Kota Pekalongan bukan produsen beras, ketersediaan beras di Kota Batik ini masih aman sampai beberapa bulan ke depan. Seperti halnya kemarin Bulan April saat awal puasa hingga bulan Mei ini kebutuhan beras sekitar 2.571 ton dengan total penduduk sekitar 361 ribu jiwa sedangkan ketersediaan beras di lapangan ada 2.828 ton beras. Ini menunjukkan ada kelebihan ketersediaan,” terang Edi.

Edi menegaskan,  masyarakat tak perlu khawatir, mengingat pasokan kebutuhan pangan, khususnya beras, masih mencukupi. Pihaknya juga memastikan bahwa Dinperpa Kota Pekalongan terus melakukan pemantauan secara rutin setiap 2 kali dalam seminggu pada pedagang besar maupun eceran untuk senantiasa memantau ketersediaan dan harga beras di lapangan.

“Dengan kelebihan stok beras yang telah disebutkan tadi, masyarakat tidak perlu panik ataupun khawatir dengan ketersediaan beras yang ada karena stok beras di Kota Pekalongan sendiri surplus hingga beberapa bulan ke depan. Namun, hal tersebut dengan catatan distribusi beras tidak ditutup. Suplai beras di Kota Pekalongan sendiri berasal dari daerah sekitar Kota Pekalongan seperti Kabupaten Pekalongan, Batang dan Pemalang,” tutup Edi.

(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)